Firman Kurnia Putra, seorang additional player The Changcuters yang mempunyai wajah imut seperti anjing pudel dan memiliki stylish keren ini ternyata seorang yang mudah bergaul dengan siapa saja buktinya saat kami sedang berkumpul di teras PWM, dengan ramahnya ia menyapa dengan senyuman mautnya itu hahaha ketika turun dari taksi. Ia langsung menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dan menanyakan kabar, brader langsung menghampiri papa rangers yang sedang asik menonton tv (nonton gosip pemirsa!!!!). Lalu sebuah mobil hitam parkir tepat di depan PWM lama "Jalan Kendang". Dibalik mobil itu ternyata kang Ifan road manajer The Changcuters yang akan menjemput brader menuju tempat syuting The Tarix Jabrix 3. Sebelum pergi, kami tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berfoto bersama, dengan ramah Brader mengabulkan permintaan kami (jin yang di iklan kali ye) dengan syarat satu kali foto seharga Rp. 5.000,00. "emang cowo matre dia mah" kata papa rangers. dari situlah Brader sering disapa anak anak CR Tatar Sunda Asli "si goceng". Canda tawa bersama Brader membuktikan keramahan keluarga besar The Changcuters.
KEEP WOW MA!!!
Kamis, 10 Maret 2011
Selasa, 08 Maret 2011
dibalik kegiatan kumpul CR Tatar Sunda Asli
Kumpulan rutin biasa dilaksanakan satu bulan sekali dan sampai sekarang kurang lebih sudah 6 kali. Saat kumpul kami biasanya bercanda menghabiskan waktu seharian penuh di PWM, apabila tidak ada kegiatan di PWM kami selalu menghabiskan waktu mengelilingi kota Bandung menggunakan si bebek beringas. Kedekatan kami dengan penghuni Pondok sudah tidak dipertanyakan lagi, penghuni disini bukan diartikan sebagai nenek moyang HAHAHA. Penghuni yang dimaksud seperti para crewcut crewcut yang baik hati dan tidak sombong, kang Daud misalnya, crewcut yang satu ini sering kami sapa dengan sebutan "PAPA RANGERS", ia sudah tidak asing lagi mengisi saat kami kumpul di PWM.
![]() |
| Add caption |
Sabtu, 19 Februari 2011
Sejarah Changcut Rangers Tatar Sunda Asli
Changcut Rangers Tatar Sunda Asli terbentuk pada 14 september 2010
kita membentuk CR Tatar Sunda Asli ini secara spontanitas. pada saat acara amal buka puasa bersama anak yatim piatu yang dilaksanakan di masjid pusdai Bandung yang berada di Jl. Supratman, pada tanggal 26 Agustus 2010. Awalnya CR Tatar Sunda Asli hanya beberapa orang yang diantaranya: Adi Cacing (Bandung), Amelia Gozy Arfakhsyal (Cianjur), Rizky Nurhakim (Bandung), Dyaah (Bandung), Nindy Arnila (Bandung), Meida (Cianjur), Citra adilla (Bandung), Irene (Cianjur). Alhamdulillah sekarang anggota CR Tatar Sunda Asli sudah lumayan banyak.
@pusdai: irene, amelia, dyaah, nindyMenjelang seminggu sebelum hari raya Ied Fitri kami kumpul pertama kali di Pondok Wow Ma tanggal 6 September 2010. Saat kami sedang berbincang dengan anggota lainnya dan salah satu crewcut, terparkir sebuah mobil CR-V di depan PWM dan ternyata pemilik mobil itu merupakan salah satu personil dari The Changcuters yaitu Alda Changcut, dia langsung menghampiri motor antiknya itu yang disimpan di gerasi PWM. Kami tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berfoto dan bertegur sapa dengan Alda. Sebelum kembali pulang ke Antapani (tempat tinggal orangtuanya Alda Changcut), dia mengucapkan Minal Aidzin kepada kami. Cukup memuaskan untuk pertama kalinya kumpul CR Tatar Sunda Asli.
Untuk kumpul ke-2 CR Tatar Sunda Asli, kami mengalami sesuatu yang tidak mengenakan hati karena ada salah satu komunitas CR yang mendatangi kami ke PWM yang pada intinya mereka tidak suka akan terbentuknya CR Tatar Sunda Asli. Kami menanggapi itu semua hanya sebuah angin lalu dan menganggap itu adalah sebuah dari awal kesuksesan CR Tatar Sunda Asli.
Semenjak kumpul pertama tanggal 6 September 2010, kami melakukan kumpul rutin setiap sau bulan sekali di PWM atau taman dekat PWM.
bagi yg mau daftar menjadi CR Tatar Sunda Asli bisa mendaftar lewat facebook kita
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1255801014509&set=a.1254342658051.28908.1814121052#!/CR.TSAdi tunggu ya..
KEEP WOW MAA..!!
ROCK N' ROLL
Struktur Organisasi CR Tatar Sunda Asli
pendataan : Amelia Gozy Arfakhsyal
Bendahara : Raden Dyaah
Design : Rizky Nurkahim, Rai Dias Faturrohman
Korlap : Citra Adilla Arlanda
Dokumentasi : Nindy Arnila Marizal & Rizky Nurhakim
Penasehat : Adi Cacing
Langganan:
Postingan (Atom)


